Sabtu, 06 Agustus 2016

Saya Pikir ?

Saya pikir kehidupan ini lucu. Terkadang kemarin kita menumpahkan air mata. Tapi nyatanya sekarang kita tersenyum lebar. Ini tentang keadilan dan hukum alam. Dimana pun kita berpijak selalu ada keadilan dari-Nya.

Saya pikir semakin manusia mengisi kepalanya, semakin ia merasa tak ada apa-apanya. Yah... merasa bodoh dan sangat rendah. Namun, jika hanya mengisi dengan sedikit saja maka justru akan menjadikan dirinya sombong dan mengaku bahwa dia pintar untuk itu. Padahal hanya secuil ilmu yang ia dapatkan dari perjuangan menempuh ilmu sementaranya.

Saya pikir ini menjadi hal yang paling mendasar dalam menjaga komunikasi dengan manusia lain. Maksudnya, dengan merasa rendah dihadapan orang maka otomatis mereka akan menghormati kita sehingga jalur komunikasi dan persaudaraan akan terjalin dengan lancar. Beda halnya jika kita merasa  pintar darinya, maka mereka akan berprasangka bahwa kita sombong hanya untuk hal-hal kecil. Sedangkan dalam ilmu sebab akibat ini tak lain dan tak bukan merupakan salah satu akar dari kebencian.

Oleh karenanya perlu kajian terhadap diri pribadi. Sudah seberapa banyak ilmu yang didapatkan dan sberapa besar tingkat kesadaran akan kebodohan. Memandang ke arah atas, bahwa banyaklah tantangan dan melihat ke bawah menjadi pembelajaran tentang sedekah baik itu ilmu maupun dalam bentuk materi.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Comments system

Disqus Shortname