Rabu, 29 Juni 2016

Teknologi ?



Hari ini, aku masih berbicara tentang kehidupan. Hidup yang pada hakikatnya bersumber dari aktivitas apa pada detik ini dilakukan. Kapasitas dalam penggunaan waktu detik demi detik saat ini adalah penentuan kualitas dan kuantitas hidup yang bisa diprediksi kedepannya. Masa depan yang telah direncanakan bergantung pada pemanfaatan waktu yang berjalan saat ini juga. Oleh karenanya jika waktu luang yang tersedia saat ini masih saja semakin melebar maka keberhasilan atau baiknya masa depan itu masih dipertanyakan.

Manusia yang bersifat instan memang selalu mengharapkan segalanya menjadi cepat dan berkualitas. Seiring dengan perkembangan zaman, kehidupan manusia sudah beralih dan seakan-akan dikuasai oleh keberadaan teknologi. Mesin, yah inilah yang menjadikan manusia lupa dengan sumber daya ototnya. Salah satu dampak dengan tidak adanya gerakan adalah manusia semakin malas dan tak mau berupaya keras menemukan hasil yang sebetulnya sangat memuaskan.

Mengapa bisa ? manusia yang telah diperbudak oleh teknologi menjadikannya sebagi subjek yang cenderung mengutamakan kesenangan. Meskipun memang sangat dibutuhkan akan tetapi jika manusia terus saja berada dalam zona kesenangan, maka suatu saat ketika kesedihan/kesulitan menjadi balasan akan menyiksa batin karena bukan kebiasaan.


Hal inilah yang nantinya manusia jadikan sebagai sumber rasa kecewa terhadap Tuhannya. Meskipun secara jelas memang tidak terlihat adanya penyembahan-penyembahan selain kepadaNya namun pada dasarnya adalah suatu pengkhianatan terhadap Tuhannya sendiri. Mengapa ? karena manusia masih saja merasa Teknologilah yang menjadikannya hebat, mudah, senang, dan nyaman padahal yang menciptakan teknologi itu adalah pencipta subjek pembuat teknologi tersebut. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Comments system

Disqus Shortname